Travellingaddict's Blog
I come, see, hear, feel, and act..

Jan
07

Putaran final Piala Dunia 2010 berlangsung pada 11 Juni-11 Juli 2010 di Afrika Selatan. Ofisial maskot berupa zakumi (macan tutul dengan rambut nyentrik berwarna hijau). Untuk pembagian grup, dapat dibaca di bawah ini:

Grup A
1. Afrika Selatan
2. Meksiko
3. Uruguay
4. Perancis

Grup B
1. Argentina
2. Nigeria
3. Korea Selatan
4. Yunani

Grup C
1. Inggris
2. Amerika Serikat
3. Aljazair
4. Slovenia

Grup D
1. Jerman
2. Australia
3. Serbia
4. Ghana

Grup E
1. Belanda
2. Denmark
3. Jepang
4. Kamerun

Grup F
1. Italia
2. Paraguay
3. Selandia Baru
4. Slovakia

Grup G
1. Brasil
2. Korea Utara
3. Pantai Gading
4. Portugal

Grup H
1. Spanyol
2. Swiss
3. Honduras
4. Cile

Piala Dunia 2010 akan diselenggarakan di 10 stadion yang berada di 9 kota, yaitu Johannesburg, Durban, Port Elizabeth, Cape Town, Nelspruit, Bloemfontein, Rustenburg, Polokwane, dan Pretoria. Gambar stadion dapat dilihat di situs http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Dunia_FIFA_2010 Untuk jadwal pertandingan piala dunia 2010 dapat dilihat berikut ini:

Grup A:
11 Juni 2010
21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg
12 Juni 2010
01:30 Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town
17 Juni 2010
01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
22 Juni 2010
21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein

Grup B:
12 Juni 2010
18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg
21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
17 Juni 2010
21:00 Argentina v Korea Selatan, Soccer City, Johannesburg
18 Juni 2010
01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, Bloemfontein
23 Juni 2010
01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup C:
13 Juni 2010
01:30 Inggris v Amerika Serikat, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
13 Juni 2010
18:30 Aljazair v Slovenia, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
18 Juni 2010
21:00 Inggris v Aljazair, Cape Town Stadium, Cape Town
19 Juni 2010
01:30 Slovenia v Amerika Serikat, Ellis Park Stadium, Johannesburg
23 Juni 2010
21:00 Amerika Serikat v Aljazair, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
21:00 Slovenia v Inggris, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

Grup D:
13 Juni 2010
21:00 Jerman v Australia, Moses Mabhida Stadium, Durban
14 Juni 2010
01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
18 Juni 2010
18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
19 Juni 2010
18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
24 Juni 2010
01:30 Australia v Serbia, Mbombela Stadium, Nelspruit
01:30 Ghana v Jerman, Soccer City, Johannesburg

Grup E:
14 Juni 2010
18:30 Belanda v Denmark, Soccer City, Johannesburg
21:00 Jepang v Kamerun, Free State Stadium, Bloemfontein
19 Juni 2010
21:00 Belanda v Jepang, Moses Mabhida Stadium, Durban
20 Juni 2010
01:30 Kamerun v Denmark, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
25 Juni 2010
01:30 Denmark v Jepang, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
01:30 Kamerun v Belanda, Cape Town Stadium, Cape Town

Grup F:
15 Juni 2010
01:30 Italia v Paraguay, Cape Town Stadium, Cape Town
15 Juni 2010
18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
20 Juni 2010
18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Slowakia v Paraguay, Free State Stadium, Bloemfontein
24 Juni 2010
21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
21:00 Slowakia v Italia, Ellis Park Stadium, Johannesburg

Grup G:
15 Juni 2010
21:00 Brasil v Korea Utara, Ellis Park Stadium, Johannesburg
16 Juni 2010
01:30 Pantai Gading v Portugal, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
21 Juni 2010
01:30 Brasil v Pantai Gading, Soccer City, Johannesburg
21 Juni 2010
18:30 Portugal v Korea Utara, Cape Town Stadium, Cape Town
25 Juni 2010
21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup H:
16 Juni 2010
18:30 Spanyol v Swiss, Moses Mabhida Stadium, Durban
21:00 Honduras v Cili, Mbombela Stadium, Nelspruit
21 Juni 2010
21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
22 Juni 2010
01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg
26 Juni 2010
01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein
01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

16 Besar
26 Juni 2010, 21:00
Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)
27 Juni 2010, 01:30
Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50)
27 Juni 2010, 21:00
Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51)
28 Juni 2010, 01:30
Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52)
28 Juni 2010, 21:00
Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)
29 Juni 2010, 01:30
Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)
29 Juni 2010, 21:00
Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)
30 Juni 2010, 01:30
Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)

Perempat-Final
2 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57)
3 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)
3 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)
4 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)

Semi-final
7 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 58 v Pemenang Partai 57, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 61)
8 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 59 v Pemenang Partai 60, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 62)

Perebutan Juara Ketiga
11 Juli 2010, 01:30
Tim Kalah Partai 61 v Tim Kalah Partai 62, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 63)

Final
12 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 61 v Pemenang Partai 62, Soccer City, Johannesburg (Partai 64)

Sumber: http://pancallok.blogspot.com/2009/12/jadwal-piala-dunia-2010.html

Sebagai informasi tambahan, bagi Anda yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, pihak panitia menetapkan satu tiket seharga US$ 20 (Rp 190 ribu) di babak penyisihan grup dan US$ 900 (Rp 8,5 juta) untuk partai final. (http://www.pialadunia2010.info/2009/12/tiket-masuk-piala-dunia-2010.html)

Dec
30

I got a disaster in my progress presentation final assignment, “modelnya salah, ulang lagi dari awal.” Because it was the third times mistake of the model, id like to have my day off dulu. Jadilah Saya nonton bodyguards and assasins sendirian. Cukup menyenangkan ternyata. Saya jadi bisa meresapi makna film tersebut. Di film tersebut diceritakan mengenai pemikiran Dr. Sun Yat-Sen untuk merubah China yang merupakan jajahan negara barat menjadi negara republik yang merdeka dan sejahtera. Pemikiran tersebut disebarkan melalui buku dan koran yang diterbitkan oleh percetakan China Daily yang didanai oleh pengusaha Li Yu Tang. Pengusaha ini bersedia membiayai percetakan dengan satu syarat putranya tidak boleh terlibat dengan apapun yang diterbitkan percetakan ini. Namun sayangnya putra tunggal Li Yu Tang, Li Chong Guang sependapat dengan Dr. Sun Yat-Sen. Ia membagikan selebaran yang berisi pemikiran sang Dokter kepada kaum pria muda terpelajar.

Pada saat yang sama tersiar kabar bahwa dengan berakhirnya masa pengasingan Dr. Sun Yat-Sen, pertemuan untuk menyusun rencana pemberontakan diadakan dengan kaum cendekiawan yang berasal dari propinsi-propinsi di China, seperti Guangzhou. Rencana revolusi dilakukan untuk menggulingkan Dinasti Qing. Fang Tian, jendral besar China yang menganggap  adalah pengkhianat negara, karena menganut pemikiran barat, mengutus para pembunuh untuk membunuh sang Dokter begitu beliau turun dari kapal pengasingan. Li Yu Tang sempat tidak mau berurusan dengan hal ini, tetapi kemudian memutuskan untuk melindungi sang Dokter dengan cara menyewa bodyguard yang terdiri dari penarik becak (rickshaw)-A Si, biksu yang terusir dan menjadi penjual stinky tofu untuk menyambung hidup-Wang Fuming, gadis pemain opera yang menuntut pembalasan dendam ayahnya-Fang Hong, pengemis yang mendapatkan kesempatan untuk mengembalikan kehormatan dirinya-Liu Yubai, hingga polisi penggila judi yang berganti pihak di saat-saat terakhir atas desakan mantan istrinya-Shen Chongyang.

Li Yu Tang meminta putranya, agar diam di rumah saja saat sang Dokter berada di kota tersebut, karena kondisi di luar tidak aman. Li Chong Guang tersenyum dan mengiyakan permintaan ayahnya. Pada adegan ini digambarkan betapa besar rasa sayang keduanya. Namun malangnya bagi Li Yu Tang, Chen Shaobai-pemimpin redaksi China Daily melakukan pengundian di antara stafnya untuk menjadi peniru Dr. Sun Yat-Sen, yang berfungsi sebagai pengalih perhatian para pembunuh dari tempat diadakannya pertemuan antara sang Dokter dengan kaum cendekiawan. Li Chong Guang mendapat kehormatan tersebut, sementara Chen Shaobai baru tahu bahwa Li Chong Guang ikut undian tersebut. Sang pimred memerintahkan undian ulang karena janjinya dengan sang pengusaha, tapi Chong Guang menolak. “Ini adalah titik balik dalam sejarah. Haruskah aku berpangku tangan, sementara mereka boleh ikut serta?” Dengan berat hati sang pimred memberikan ijin, karena Chong Guang adalah murid kesayangannya dan resiko selamat dari tugas ini sangat kecil. Film berakhir dengan pertemuan berhasil dilakukan hingga tuntas, Dr. Sun Yat-Sen berhasil pulang ke kapal pengasingan tanpa diikuti pembunuh, Li Yu Tang serta Chen Shaobai tetap hidup, sementara yang lainnya tewas saat bertugas, revolusi pemberontakan berhasil dilakukan, dan Dinasti Qing berhasil dijatuhkan.

Moral yang Saya ambil dari film ini adalah: Chong Guang sangat sayang kepada ayahnya, namun kesetiaannya kepada negara jauh lebih besar daripada rasa sayangnya kepada ayahnya. Saya jadi berkesimpulan bahwa kesetiaan terhadap hal lain yang lebih besar bisa menghentikan kesetiaan yang ada sekarang. Contohnya seseorang memutuskan kekasih yang sudah lama dipacarinya karena kesetiaannya terhadap orang tua (orangtua tidak setuju)/karena kesetiaan terhadap agama (pacaran beda agama). Saya putus karena saya tak mau menghianati rasa sayang saya terhadap dia. Jika diteruskan, Saya akan menjadi seseorang dimana Saya tidak ingin menjadi seperti itu. Moral keduanya adalah perjuangan kemerdekaan yang dipromotori oleh tokoh revolusioner memerlukan pengorbanan berupa darah dari orang-orang yang tidak dia kenal, bahkan tidak pernah ia lihat wajahnya. And for Dr. Sun Yat-Sen in this movie, he dropped his tears for that. That’s so deep touching me.

Dec
30

Wisata jelajah adalah salah satu rutinitas Saya yang menyenangkan di hari Minggu pagi. Kali ini Saya akan mengajak Anda ke Waduk Cirata. Mengapa? Mengacu pada wisata jelajah, tentu temanya adalah dekat dan murah. (Jangan sampai lupa password, ya!) :) Saya agak lupe rutenya, karena waktu itu yang menyetir adalah mantan, hehe. Jadi Saya mendapat sedikit bantuan dari mbah google dan peta (tentunya!) :)

Rute yang dapat Anda ambil dari Bandung, adalah:

1.Bandung-Cimahi-Ngamprah-Saksaat-Cikalongwetan-Cipeundeuy

2.Bandung-Parongpong-Cisarua-Warungkupa-Dano-Cikalongwetan-Cipeundeuy

Kalau tidak salah, waktu itu Saya mengambil rute pertama. Jalannya cukup lebar, mulus serta memerlukan waktu kurang lebih dua jam. Perjalanan kali ini tidak memerlukan bujet untuk tiket masuk, cukup pikirkan bensin dan ongkos jajan saja. :) Saya sarankan sebelum menuju kesini, Anda sudah membeli makanan kecil, karena disana toko yang menjual makanan sangat terbatas. Sesampainya disana, Saya mencari bale-bale di sebelah kiri jalan. Jadi, konsep Kita adalah piknik. Tidak banyak kegiatan yang bisa Saya lakukan disini selain sightseeing dan fotografi, karena Saya belum mengerti cara memancing. Cuaca menjelang siang di waduk cukup panas. Pastikan Anda mengenakan sarung tangan dan kaus kaki agar tidak terkena sunburn.

Waduk Cirata terletak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Waduk Cirata terbentuk dari adanya genangan air seluas 62 km persegi akibat pembangunan waduk yang membendung Sungai Citarum. Genangan waduk tersebut tersebar di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Cianjur, Purwakarta dan Kabupaten Bandung. Genangan air terluas terdapat di Kabupaten Cianjur, yang kemudian dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata rekreasi berbasis air. (http://www.terranet.or.id/tulisandetil.php?id=1405)

Bagi Anda yang memiliki hobi memancing, dapat dsalurkan disini. Sebagai referensi, Anda dapat mengunjungi situs berikut. (http://www.fishyforum.com/fishyfresh/fishywild/fishyreport/12678-gatget-waduk-cirata.html) Jika Anda mau, Anda dapat melakukan wisata 3 waduk sekaligus dalam 1 hari dari Bandung, dimulai dari Waduk Saguling di Cililin-Waduk Cirata di Cikalongwetan-Waduk Jatiluhur di utara Cikalongwetan. Waduk ini sering dijadikan rute car driver test, touring atau cycling.

Laporan Biaya Perjalanan

Bensin Rp 20.000,00 (pulang-pergi) sudah sangat-cukup-sekali (untuk motor)

Makanan dan minuman ringan masing-masing dua jenis Rp 20.000,00

Total Rp 40.000,00. Cukup murah bukan? Tertarik? Hayu wisata jelajah! Buka mata lebar-lebar untuk melihat keindahan alam di sekitar kita!

Dec
30

Hari minggu pagi, saatnya wisata jelajah! Saya memutuskan untuk pergi ke Candi Cangkuang, Garut, karena selain tempatnya dekat, juga wisata budaya tidak menghabiskan bujet besar. Setelah berkendara kurang lebih satu setengah jam, Saya tiba di Garut. Sebelum memasuki Kota Garut, ada tulisan Candi Cangkuang belok kiri. Jalan menuju candi ini agak kecil, tetapi mulus, dan agak jauh. Sesampainya disana, setelah membayar Rp 3.500,00 Saya naik gethek (rakit) menuju ke daratan kecil di tengah danau.  Candi Cangkuang berada di daratan tersebut. Teman Saya yang notabene Urang Sunda pernah berkata, di Dataran Sunda, jika ada daratan di tengah danau, maka itu adalah tempat perisitirahatan terakhir (makam).

1 buah gethek muat hingga 15 orang, Saya menunggu rombongan, agar bisa membayar murah (Rp 3.500,00 pulang pergi). Jika ingin menyewa gethek, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp 45.000,00-Rp 70.000,00. Saat akan berangkat, lihat nomor perahu Anda, sehingga Anda tahu saat akan pulang harus naik kapal yang mana. hal ini dimaksudkan untuk mempermudah sistem pembayaran. Sehingga dalam perjalanan pulang dan pergi, Anda berada dalam gethek yang sama. Pembayaran dilakukan di akhir. Tanyakan pada pengayuh gethek, berapa lama waktu yang mereka berikan sebelum pada akhirnya mereka menjemput Anda. Hal ini dapat didiskusikan dengan rombongan.

Turun dari perahu, Anda akan menjumpai tempat penjualan tiket lagi, tetapi jika Anda sudah membeli tiket di gerbang depan, Anda cukup menyerahkan tiket. Candi Cangkuang termasuk kecil, tapi indah. Bangunannya relatif baru karena dipugar pada tahun 1974-1976. Candi Cangkuang sendiri ditemukan pada 09 Desember 1966. Digali pada tahun 1967-1968. Setelah puas melihat candi, Anda dapat masuk dan melihat-lihat museum. Kabar bagusnya, Anda tak perlu membayar!  Disini banyak terdapat naskah kuno, antara lain khutbah Jum’at terpanjang di Indonesia (1.67 meter),  kitab suci Al Qur’an yang berasal dari abad 17 Masehi yang terbuat dari kulit kayu, buku ilmu pengetahuan fiqih berbahasa Arab yang berasal dari tahun dan terbuat dari bahan yang sama, kertas tradisional nusantara/daluang (Saya baru tahu dulu ada kertas jenis ini, bagi Saya yang nggak tahu sejarah, nampaknya sama saja), batu-batu sisa reruntuhan candi. Jikalau diharuskan membayar untuk masuk museum demi melestarikan peninggalan sejarah, mau deh Saya. Meskipun nggak ngerti sejarah, tapi Saya tahu bahwa peninggalan ini cukup penting. Idealnya naskah kuno tidak dipajang langsung di dalam kaca seperti etalase toko dan dipasang peringatan tertentu, sehingga turis lokal udik seperti Saya ini yang nggak pernah lihat naskah kuno, nggak ngiler untuk jepret sana sini. Hehe, piss Pak!

Di dalam museum ini juga ditempel poster informasi tentang tempat wisata lain di Garut, berikut petanya, sayang ga boleh diminta. >:D Begitu keluar dari pintu museum, Kita akan melihat makam. Berjalan 25 meter ke sebelah kiri makam, Kita akan menjumpai Komplek Rumah Adat Kampung Pulo, disini terdapat tipikal rumah adat Sunda, rumah panggung dengan dinding bambu. Hanya ada 6 rumah disini. Jangan dibayangkan sama seperti Kampung Naga, ya! Bosan, trus ngapain nih? Duduk-duduk aja, sewa tikar Rp 5.000,00 atau jika Anda terlalu pelit seperti Saya :D nebeng aja di tempat orang jualan (tebal muka dikit) dan ga usah beli apa-apa (maap ya pak!) Kalo udah bosan trus ngapain? Pulang aja, kan Bandung-Garut deket, cuma satu setengah jam. Tertarik? Silakan pergi kesana. Bon Voyage! Hati-hati saat berkendara.

Dec
12

hari ini si cantik (kucing saya) berakting sangat aneh, dikit-dikit merubah posisi tidurnya sambil mengeong-ngeong minta dielus (dia lagi hamil). lalu sadarlah saya, mungkin sudah saatnya menyiapkan persalinan bagi si cantik. rumah sakit dadakan siap, namun rasanya miris telinga saya mendengar ratapan si cantik. jadilah saya meminta bantuan bidan beneran dadakan. serta merta mereka menasehati saya untuk memindahkan rumah sakit dadakan yang saya buat ke luar kamar. dari pengalaman lalu si cantik ini pernah melahirkan sambil jalan-jalan katanya. ternyata si cantik nggak mau dipindahkan. berulang kali dia hilir mudik untuk melihat apakah kamar saya dibuka. tapi saya tak bergeming, bayangan si cantik melahirkan sambil berjalan-jalan dan mencecerkan darahnya di kamar saya sepertinya ide yang buruk. tidak kehabisan ide lalu sayapun menutup pintu. benar rupanya dugaan saya, dia mencari tempat yang gelap. setelah pw di posisinya, si cantik rupanya tidak mau ditinggal, dia mengeong setiap saya tidak mengelusnya. batin saya, “saya bukan suami kamuu..!” jadilah, pengalaman pertama saya menunggui kelahiran bukannya menunggui kakak atau sahabat dekat saya.

si cantik nampak menderita sekali, dikit-dikit dia ganti posisi sambil menjilat -maaf- duburnya. saya berkata pada teman saya yang bidan, “akan keren kalo kamu bilang, Saya pernah membantu persalinan 100 orang + 1 ekor kucing.” si cantik nampak kelelahan, sepertinya dia mencoba untuk tidur, sementara sang bidan mengkuliahi saya mengenai bukaan 1,2,3,dst dan cara mengukurnya (karena tidak terbiasa, agak disgusting menurut saya). saya pun mengambil handuk untuk menutupi pintu masuk rumah sakit dadakan tersebut, memberikan kesempatan istirahat bagi si cantik.

15 menit kemudian…

saya keluar kamar untuk mengecek keadaan si cantik, mata saya tertumbuk pada genangan air, lalu saya pun heboh. “Ketubannya sudah pecaaahh…!!” Pintu-pintu kamar dibuka, raut-raut wajah penasaran bermunculan untuk melihat proses persalinan kucing secara langsung. Dengan mereka bermodalkan senter, saya menyibak handuknya sedikit. Jeritan histeris mulai terdengar, “ituu, anaknya udah muncul satuuu”, “ihh, anak keduanya lagi brojoll.”

5 menit kemudian…

pertunjukan live pun selesai, si cantik melahirkan 4 ekor anak kucing yang sangat mungil dan lucu dengan selamat dan amat sedikit ceceran darah. Sepertinya proses melahirkan kali ini tidak sesakit yang dulu. Dan hadiah buat sang ibu adalah susu ultra dan ayam tulang lunak untuk mengembalikan tenaganya yang terkuras. Hei, saya bukan ayahnya!

Dec
10

my 23th life has just begun. im still struggling to finish my final assignment now. what i have just realize is i almost went home late at night to do my final assignment after we broke up. there’s no more cry. i wonder is this fine. apakah memang seperti ini hidup yang kuinginkan? working 9 to 9? absolutely not. Rasanya seperti seolah-olah aku semakin menjauh dari rasa kemanusiaanku. It’s like robotic living, because it becomes a routinity. Terkadang aku memikirkan ingin melakukan sebuah ‘big jump’ dalam hidupku. Pola yang dialami kebanyakan manusia adalah: lulus S1-bekerja-beberapa mengambil S2-menikah-dst. Aku menginginkan lebih dari itu. Terkadang aku berpikir untuk mengambil jalan yang ‘lain’ dari yang telah kutempuh selama ini. Misalnya, mengambil scholarship course drama 1 tahun di luar negeri, melamar menjadi NGO. Because i think, money is not everything. It just a tools, not a destiny. What is more important adalah apa yang ada di dalam hati kita. Apakah ia terpuaskan?

Sep
29

Dalam diri yang sama itu tumbuh dua kepribadian yang berbeda. Satu berkepribadian cahaya, sedangkan yang lain berkepribadian gelap. Mungkinkah ia tumbuh dengan memiliki dua kepribadian yang berbeda? Dia harus memilih. Dia tak sebaik yang orang pikirkan. Tiap luka yang dideritanya, ditenggelamkannya dengan memunculkan seraut wajah palsu. Perfect mask. No one knows the dark side. Even herself. Once it appear, it feels like she will be drowned by the darkness. Thats why, the angel sealed the demon. When it appears, it become rebel, free, and unstoppable. The angel says, “please reach into the demonn, heal it..”

-shinier the angel, darker the demon-

Aug
24

Berangkat dari Simpang, Dago, Kami naik angkot menuju Terminal Cicaheum, ongkos yang dikeluarkan 3000 rupiah. Sesampainya di tujuan, Kami mencari informasi mengenai bis yang akan berangkat ke Garut. Saat itu ada 2 pilihan, naik bis tujuan Pamengpeuk langsung yang berangkat pada pukul 10.00 WIB pagi atau naik bis tujuan Garut. Menimbang saat itu masih pukul 06.30 WIB pagi, maka Kami memutuskan untuk naik bis tujuan Garut menuju pemberhentian akhir, Terminal Guntur. Saya dikagetkan oleh ongkos bis Bandung-Garut yang murah sekali, hanya Rp 10.000,00 saja! Maklum, baru pengalaman pertama backpackeran naik kendaraan umum.. ^_^  Perjalanan Bandung-Garut menghabiskan waktu 2 jam. Di Terminal Guntur, ada seorang kondektur yang menawarkan rute ke pantai langsung, harganya Rp 25.000,00. Perjalanan ini memakan waktu 4 jam dan di tengah perjalanan biasanya berhenti untuk makan.

Dan akhirnya tinggallah Kami saja sebagai penumpang, karena saat itu Kami tidak tahu jalan, Kami menurut saja saat dibawa ke Pantai Santolo. Setibanya di pantai, sesuai nasihat seorang teman, Kami mencari penginapan bambu yang letaknya di pinggir pantai. Harga non weekend Rp 75.000,00, sedangkan harga weekend Rp 100.000,00. Tempatnya lumayan nyaman dengan kamar mandi dalam, lesehan menghadap pantai, dan tempat tidur berupa spring bed. Saat itu saya mencoba dua penginapan yang bersebelahan, yang satu spring bednya ditaruh di bawah (muat 3 orang), penginapan satunya springbednya tinggi dan di bagian atasnya ditumpuk dua buah kasur terpisah (muat 4 orang jika kasur ditarik ke bawah). Jika Anda berencana menghabiskan waktu lebih dari satu hari disini, sebaiknya sejak awal Anda bilang pada pengelola, karena saat weekend biasanya penginapan tepi pantai sudah penuh dibooking.

Yang bermasalah di tempat ini adalah tidak ada tempat makan yang murah. Ada baiknya Anda teliti harga dulu sebelum membeli jika tidak ingin ditembak harga. Disini kepiting sangat jarang, kalaupun ada harganya mahal dan terkadang sudah dalam kondisi tidak segar. Komoditi laut yang paling banyak terdapat disini adalah tongkol, layur, dan cumi.. Jika ingin membeli ikan laut dalam kondisi yang masih segar pada pagi hari pergi ke tempat pelelangan ikan, tanya harga ikannya dan minta dimasakin sama yang jual.

Jika anda ingin menyaksikan pantai yang bening airnya, pergilah ke sisi kiri penginapan, naik perahu penyebrangan seharga Rp 2.000,00/orang. Di sisi pantai ini, airnya sangat bening, dangkal selutut, dan airnya cukup tenang. Menyusuri pantai kembali ke arah penyebrangan, terdapat jembatan, di sela”tiang yg menyangga jembatan, air laut mengalir dengan derasnya.. rasanya seperti di luar negeri. Melewati jembatan ini, terdapat gundukan karang yang sangat besar, mirip dikit sama tanah lot..

Jika anda sudah ingin pulang, naik kendaraan umum mirip angdes (bayar Rp 2.000,00) turun di pertigaan tempat elf seharga Rp 25.000,00 yang saya sebut di awal tadi menuju Terminal Garut. Elf ini ada sampai pukul 5 sore.. Selama perjalanan dari Pamengpeuk ke Terminal Guntur, kita akan melewati kebun teh yang bagus sekali untuk difoto. Jika ingin mengabadikan ada baiknya anda duduk di depan, selain jika duduk di belakang resiko tergencet lebih besar karena penuh orang.

Kesan saya sepulang dari wisata Pantai Santolo ini, “ternyata banyak tempat indah di dekat saya yang belum saya jelajahi..” Satu lagi jika memungkinkan bawalah alas untuk rebahan saat malam di pinggir pantai menatap bintang. Di sana bintang sangat banyak dan terlihat sangat jelas. Kurang ramai jika tidak membawa kembang api untuk dimainkan di pinggir pantai..^_^ Bon Voyage!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.