10 Good Listening Indonesian Indie / Pop / Folk Song – Part 3

Hi, been away for 2 months, nice to meet you again dear readers! :* Nulis itu ngangenin, namun menjadi kemewahan selama 2 bulan ini, 1.5 bulannya karena lagi karantina kerjaan & 0.5 bulannya lagi dipake ngelayap. 😀 Bikin list lagu gini gampang-gampang susah, kalo pas lagi nemu yang cocok, bisa langsung dapet banyak, kalo lagi ngga cocok, suka susah nemu, walau cuma 1 lagu. Untuk Indonesian Indie / Pop / Folk Song, ane dah ada list 10 lagu selain yang akan ditulis di list ini, sabar tunggu tanggal tayangnya yah. 😉

  1. Fana Merah Jambu – Intronya di detik ke-17 oke, “berdansa sore hariku …” *sing
  2. Black Coffee Monologue – Sweet Lullaby – “and I can’t sleep before you kiss me one more time …”
  3. Payung Teduh – Angin Pujaan Hujan – Awalan lagunya enak banget “sang pujaan tak juga datang, rinduku berbuah lara …”
  4. ParaHyena – Penari – “Ooo mengapa penari gemulai tubuhnya …”
  5. Piggy Marmoset – Cerita Tentang Pohon – Kesan tentang lagu ini, tegar. “Dia menemani setiap musim berganti. Dia kekasih hati sang bumi …”
  6. MarcoMarche – Senja dan Mentari – Entah kenapa lagu yang judulnya ada senjanya menurut ane terasa damai, tuh di liriknya juga ada XD “Damaiku jika kau ada …”
  7. Cabrini Asteriska – Distance – Suasana lagunya agak sedih “While my heart is screaming, we need to stand strong in the game”
  8. Littelute – Berlibur ke Poznan – Kalo yang ini lirik lagunya ceria 😀 “Ku ingin pergi ke Poznan, berkeliling berbelanja”
  9. Anda – Dalam Suatu Masa – “Denganmu satu hati, denganmu satu mimpi …”
  10. Danilla Riyadi – Ada Di Sana – Ini adem banget lagunya 🙂 “Sudikah kiranya kau mengizinkan diriku tuk sejenak berkunjung ke dalam hatimu …”

Klik link di atas untuk mendengarkan musiknya di youtube ya 🙂 Lagunya kebanyakan nemu di soundcloud. Semoga postingan ini bisa memuaskan dahaga para pecinta Local Indie Music. 🙂 Tunggu tanggal main 10 Good Listening Indonesian Indie / Pop / Folk Song – Part 4 ya! 😉

Indonesian Indie / Pop / Folk Song

Lupa sejak kapan gandrung folk, band folk pertama yg saya gandrungi adl mumford and son, uk. Rada susah nyari band folk, mungkin krn ane kurang paham kriterianya. Anyway, keinginan cari musik folk berkibar lagi, gara-gara ajakan driving trip taun depan. Liat iceland ring road trip di youtube by connor callaghan, langsung jatuh cinta sama ost-nya, pas bgt menggambarkan momen, contoh menit ke-5 dan16 ♡. Fav so far, raudum sandi by ylja, young boys by sin fang, vonarstrond by ikorni. Connor ambil ost-nya dari band indie folk iceland, pas nyari nemu indie/pop/folk compilation made per month by alexrainbirdmusic, dari uk juga. Baru dengerin yg summer 2015, trus suka sama charles william where you wanna be sama anthem academy every lityle beat.

Dengerin indie/pop/folk dr luar, jd bikin kangen dengerin adithia sofyan, place i’ll never be. Saya kenal sm lagunya adhitia, krn dikasih cd sm tmn yg terobsesi sm how to stop time (by now, i realized the answer is kiss). Pas selesei muter di soundcloud, lagunya float yang pulang, maen, eh, langsung suka! Mulailah cari-cari info tentang float. Trus gak sengaja nemu blog http://rinaihujan07.blogspot.co.id/2013/11/gandrung-folk.html
Saya terharu, gak nyangka, banyak juga org indo yg demen sm folk dan banyak nemu referensi musisi indo beraliran indie/pop/folk. Setelah nemu blognya Mba Hana, saya langsung dengerin band-nya satu per satu sekilas di soundcloud smp subuh, saking excited-nya.
List band indie/pop/folk yg udah saya dengerin, payung teduh, float, dialog dini hari, float, tigapagi, katjie piering, nadafiksi, deugalih and folks, mr sonjaya, danilla, lafagreen, knee and toes, stars and rabbit. Semuanya enak didenger. 🙂 Saya langsung beli cd float, tigapagi, sm deugalih and folks. Pelan-pelan pengen koleksi. 🙂

Float, paling suka sama sementara, 3 hari untuk selamanya, pulang, sm when was the last time you dissappeared, liriknya ‘kena’ bgt!
“When was the last time you disappeared from the life in the concrete jungles we call “cities”, from everyday conversations that have long become repetitive, and the rest of those regular scenes?
Why not now?
When was the last time you really had enough time to sense any of these; the scent of the beach, the morning dew under your bare feet,  the sunset hues,  the orchestration of the nature?
When was the last time you floated across the line, over those walls, and lost your sense of time?
Why not now, when music travels back to mother nature?
Why not now, we float to nature?”

Lagu menari dr Tigapagi, sukses bikin ‘menari’ dan fall in love in first heard. Deugalih and folks, lagunya rata-rata ceria, terutama di bawah bendera sm heyya kid. Sebenere pingin beli yg katjie & piering juga, tapi belum nemu. Bulan depan mau nyoba danilla, knee and toes, stars and rabbit. Hampir semua lagunya Danilla enak didenger. Knee and Toes karakter suaranya mirip ama Lenka (recommended a journey and life is a playground). Yg unik suaranya Stars & Rabbit (recommended rabbit run), waktu denger, saya ga nyangka ada penyanyi Indo yg punya kualitas suara begitu *thumbs up*.

Sabtu kemaren, bela-belain nonten Konser Cinta Musik Indonesia, demi liat performance float sm payung teduh. Eeh, ga sengaja nemu band yang bagus lagi, sore. Recommended mata berdebu sm no fruits for today. Suka sama reff-nya, “I love you when you love me, we’re gonna make a big family..” Lagu yg berhasil bikin galau pas malming. xD Puncaknya, pas konser payung teduh, penontonnya membludak, kami serentak duduk, menikmati alunan yg berbicara langsung ke hati. Abis dengerin genre begini, karena ngerasa rileks banget, saya jadi ngantuk. Rupanya ga saya aja yang ngerasa demikian, hehe. Pulang konser, membawa perasaan damai (dan ngantuk) XD.

image

image

Setuju banget sama yang dibilang mba Hana. “Folk adalah genre musik yang paling pas dengan telinga saya. Folk itu sederhana, namun indah. Folk itu menenangkan, menyenangkan. Folk itu teduh. Folk itu seperti mewakili isi hati. Mendengarkan folk itu seperti.. menemukan belahan jiwa. Dan menikmati musik folk adalah salah satu momen paling menyenangkan. Betapa bahagia itu sederhana saja.” :’)